Selamat Datang di blog Wahdi Asmara
Apa yang Anda cari..?
Ringtone untuk hp..? Style untuk keyboad KORG PA..? Atau mau tau lebih banyak tentang Pantun..?
Ringtone untuk hp..? Style untuk keyboad KORG PA..? Atau mau tau lebih banyak tentang Pantun..?
Kamis, 20 Oktober 2011
Lagu Dangdut penyemangat atlit Indonesia
Lagu Dangdut penyemangat atlit Indonesia
Judul lagu: EWAKO INDONESIA
Tahun: 2011
Penyanyi & pencipta lagu: Amli Asmara
Musik: Amli Asmara
Music Director: Wahdi Asmara
Pembuat Video: Wahdi Asmara
Model Clip: Amli Asmara
Lokasi: Desa Muara Asam-asam, Tanah Laut, Kal-Sel
Label:
Amli Asmara,
Dangdut,
Ewako Indonesia,
Jakarta - Palembang,
Lagu,
Penyemangat,
Sea Games,
Video,
Wahdi Asmara
Kamis, 04 Agustus 2011
Cara Bikin Pantun
Membuat pantun tidaklah sulit, asalkan tau tahapannya. Namun beberapa hal perlu diketahui sebelum kita membuat pantun.
Perlu diingat. Pantun adalah termasuk jenis puisi, keunggulan pantun terletak pada komposisi kata bersajak yang dipergunakan.
Jika ingin membuat pantun yang bagus, hendaklah menggunakan susunan kata yang bagus pula. Jangan asal bersajak saja. Susunan kata dimaksud harus pula disesuaikan dengan tema pantun / tujuan pantun.
Sebelum mulai membuat / menulis pantun, terlebih dahulu kita harus menentukan tema pantunnya. Misalnya pantun nasihat, pantun tebakan, pantun rayuan, pantun salam pembuka / penutup pidato, dll.
Mengetahui tema pantun itu penting, karena akan mempengaruhi pengguaan kalimat dalam pantun itu sendiri. misalnya jika pantun yang ingin dibuat adalah pantun Jenaka, maka kalimat yang dipergunakan nantinya adalah yang berisi hal-hal yang akan membuat orang (penerima pantun) tertawa.
Berikut ini adalah tahapan sederhana membuat pantun:
PERSIAPAN
Buatlah empat garis mendatar dalam satu baris, buatlah hingga empat baris. Hal ini adalah sebagai acuan pembuatan pantun yang umumnya terdiri dari empat kata pada tiap baris.
TAHAP PERTAMA
Mulailah membuat isi pantunnya terlebih dahulu. Sebagai contoh, berikut ini adalah sebuah pantun rayuan. Usahakan buat kalimat seindah mungkin.
Semakin lama kupandang dirimu
Perasaan ini tiada menentu
berarti pantun yang akan kita buat mempunyai rima /sajak a-a-a-a.
KE DUA
Buatlah kalimat sampirannya dimulai dari baris pertama.
Carilah kata terakhirnya terlebih dahulu, yaitu yang berima / bersajak terhadap kata "dirimu". Kata yang dipilih haruslah kata yang berakhiran "u". Cobalah cari kata dari hal-hal yang sederhana dahulu, misalnya nama-nama buah. Kita ambil contoh "jambu".
jambu
Semakin lama kupandang dirimu
Perasaan ini tiada menentu
KE TIGA
Selesaikanlah kalimat pada baris pertama dengan melengkapi kata-kata sebelum "jambu".
Catatan:
Jika ingin pantun yang kita buat berjenis pantun apik, hendaknya kalimat pada baris pertama ini disesuaikan dengan baris ke-3. Kata ke-2 baris pertama usahakan mempunyai rima yang sama terhadap kata ke-2 baris ke-3. Karena kata ke-2 baris ke-3 adalah "lama", maka usahakanlah supaya kata ke-2 baris pertama adalah kata yang berakhiran "a".
Buah mangga buah jambu
Semakin lama kupandang dirimu
Perasaan ini tiada menentu
KE EMPAT
Buatlah kalimat pada baris ke-2 dengan menggunakan kata terakhir yang berakhiran "u".
Catatan:
Jika ingin pantun yang kita buat bernilai pantun sempurna, Kalimat pada baris ke-2 ini hendaklah memiliki kaitan makna terhadap kalimat di baris pertama.
Jika ingin pantun yang kita buat berjenis pantun apik, kata ke-2 baris ke-2 usahakan mempunyai rima yang sama terhadap kata ke-2 baris ke-4. Karena kata ke-2 baris ke-4 adalah "ini", maka usahakanlah supaya kata ke-2 baris ke-2 adalah kata yang berakhiran "i".
Buah mangga buah jambu
Mudah dicari di Pasar Minggu
Semakin lama kupandang dirimu
Perasaan ini tiada menentu
SELESAI
Satu bait pantun rayuan sudah selesai dibuat, meski hanya dengan sampiran yang sederhana.
"Buah mangga buah jambu..
Mudah dicari di Pasar Minggu..
Semakin lama kupandang dirimu..
Perasaan ini tiada menentu..."
Perlu diingat. Pantun adalah termasuk jenis puisi, keunggulan pantun terletak pada komposisi kata bersajak yang dipergunakan.
Jika ingin membuat pantun yang bagus, hendaklah menggunakan susunan kata yang bagus pula. Jangan asal bersajak saja. Susunan kata dimaksud harus pula disesuaikan dengan tema pantun / tujuan pantun.
Sebelum mulai membuat / menulis pantun, terlebih dahulu kita harus menentukan tema pantunnya. Misalnya pantun nasihat, pantun tebakan, pantun rayuan, pantun salam pembuka / penutup pidato, dll.
Mengetahui tema pantun itu penting, karena akan mempengaruhi pengguaan kalimat dalam pantun itu sendiri. misalnya jika pantun yang ingin dibuat adalah pantun Jenaka, maka kalimat yang dipergunakan nantinya adalah yang berisi hal-hal yang akan membuat orang (penerima pantun) tertawa.
Berikut ini adalah tahapan sederhana membuat pantun:
PERSIAPAN
Buatlah empat garis mendatar dalam satu baris, buatlah hingga empat baris. Hal ini adalah sebagai acuan pembuatan pantun yang umumnya terdiri dari empat kata pada tiap baris.
TAHAP PERTAMA
Mulailah membuat isi pantunnya terlebih dahulu. Sebagai contoh, berikut ini adalah sebuah pantun rayuan. Usahakan buat kalimat seindah mungkin.
Semakin lama kupandang dirimu
Perasaan ini tiada menentu
berarti pantun yang akan kita buat mempunyai rima /sajak a-a-a-a.
KE DUA
Buatlah kalimat sampirannya dimulai dari baris pertama.
Carilah kata terakhirnya terlebih dahulu, yaitu yang berima / bersajak terhadap kata "dirimu". Kata yang dipilih haruslah kata yang berakhiran "u". Cobalah cari kata dari hal-hal yang sederhana dahulu, misalnya nama-nama buah. Kita ambil contoh "jambu".
jambu
Semakin lama kupandang dirimu
Perasaan ini tiada menentu
KE TIGA
Selesaikanlah kalimat pada baris pertama dengan melengkapi kata-kata sebelum "jambu".
Catatan:
Jika ingin pantun yang kita buat berjenis pantun apik, hendaknya kalimat pada baris pertama ini disesuaikan dengan baris ke-3. Kata ke-2 baris pertama usahakan mempunyai rima yang sama terhadap kata ke-2 baris ke-3. Karena kata ke-2 baris ke-3 adalah "lama", maka usahakanlah supaya kata ke-2 baris pertama adalah kata yang berakhiran "a".
Buah mangga buah jambu
Semakin lama kupandang dirimu
Perasaan ini tiada menentu
KE EMPAT
Buatlah kalimat pada baris ke-2 dengan menggunakan kata terakhir yang berakhiran "u".
Catatan:
Jika ingin pantun yang kita buat bernilai pantun sempurna, Kalimat pada baris ke-2 ini hendaklah memiliki kaitan makna terhadap kalimat di baris pertama.
Jika ingin pantun yang kita buat berjenis pantun apik, kata ke-2 baris ke-2 usahakan mempunyai rima yang sama terhadap kata ke-2 baris ke-4. Karena kata ke-2 baris ke-4 adalah "ini", maka usahakanlah supaya kata ke-2 baris ke-2 adalah kata yang berakhiran "i".
Buah mangga buah jambu
Mudah dicari di Pasar Minggu
Semakin lama kupandang dirimu
Perasaan ini tiada menentu
SELESAI
Satu bait pantun rayuan sudah selesai dibuat, meski hanya dengan sampiran yang sederhana.
"Buah mangga buah jambu..
Mudah dicari di Pasar Minggu..
Semakin lama kupandang dirimu..
Perasaan ini tiada menentu..."
Label:
Bikin Pantun,
Membuat Pantun,
PANTUN,
Tips,
Wahdi Asmara
Langganan:
Postingan (Atom)